Komunitas Ternak Properti #1 Di Indonesia Sejak 2012

Setahun Pemerintahan Prabowo, 237 Ribu Rumah Subsidi Sudah Tersalurkan

Selama satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, program perumahan rakyat menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pemerintah telah berhasil menyalurkan 237.859 unit rumah subsidi dengan nilai total mencapai Rp 29,53 triliun.

Angka ini disampaikan oleh Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Ini pencapaian yang luar biasa. Kalau dibandingkan dengan tahun 2023 dan 2024, ada peningkatan sekitar 10,99%,” jelas Heru saat ditemui di kantor BP Tapera, Jakarta Selatan (20/10/2025).

Heru menyebut, sejak awal masa jabatan Presiden Prabowo pada 20 Oktober 2024 hingga hari ini, BP Tapera telah menyalurkan dana pembiayaan untuk 237.849 unit rumah FLPP dan 1.306 unit KPR Tapera, dengan total 239.165 unit rumah yang telah terealisasi.

Jika dihitung sejak Januari 2025, penyaluran rumah subsidi melalui FLPP telah mencapai 203.349 unit atau senilai Rp 25,25 triliun. Dengan total kuota 350.000 unit untuk tahun 2025, pencapaian ini sudah mencapai 58,13% dari target nasional.

Heru optimistis target tersebut akan tercapai hingga akhir Desember 2025. Pasalnya, permintaan rumah subsidi dari masyarakat terus meningkat signifikan. “Per hari ini, sudah ada 270.286 pendaftar di aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan). Realisasinya sudah 203 ribuan yang cair. Kita terus kejar supaya bisa optimal sampai akhir tahun,” jelasnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai rencana, BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan sejumlah upaya strategis, salah satunya dengan roadshow ke berbagai daerah yang memiliki potensi permintaan tinggi seperti Surabaya, Jember, dan beberapa wilayah lainnya.

Selain memperluas jangkauan, BP Tapera juga bekerja sama dengan bank penyalur dan pengembang perumahan untuk mempercepat proses pembiayaan. Kolaborasi ini dinilai penting agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses rumah subsidi tanpa proses yang berbelit-belit.

Dari sisi sebaran wilayah, Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan penyaluran rumah subsidi terbanyak, yaitu 46.245 unit, disusul Jawa Tengah 17.909 unit, Sulawesi Selatan 16.478 unit, Jawa Timur 13.440 unit, dan Banten 13.407 unit. Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan rumah layak dan terjangkau masih sangat tinggi, terutama di wilayah padat penduduk.

Program FLPP sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pemerintah mendorong kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh bunga KPR yang rendah dan tetap, sehingga cicilan menjadi lebih ringan dan terjangkau.

Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa pembangunan rumah subsidi tetap memperhatikan standar kelayakan, infrastruktur pendukung, serta akses ke fasilitas umum seperti sekolah, transportasi, dan layanan kesehatan.

Dengan pencapaian 237 ribu rumah subsidi dalam satu tahun, pemerintah menunjukkan komitmen nyata terhadap agenda “Satu Juta Rumah” yang selama ini menjadi fokus utama sektor perumahan. Heru menegaskan, meski masih ada tantangan, pihaknya optimistis target 350 ribu unit akan tercapai sesuai rencana.

“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak agar kebutuhan hunian rakyat bisa terpenuhi. Tidak hanya dari sisi jumlah, tapi juga kualitas dan aksesibilitasnya,” pungkas Heru.

Ke depan, BP Tapera dan Kementerian PKP berencana memperluas program ke lebih banyak daerah, termasuk wilayah timur Indonesia yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap rumah subsidi. Dengan demikian, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, bisa merasakan manfaat dari program perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Jika kamu ingin mempelajari bagaimana cara memulai investasi properti dari nol, membangun portofolio tanpa risiko berlebihan, hingga menghitung potensi keuntungan dari setiap properti yang kamu miliki, kamu dapat mempelajarinya secara sistematis melalui Seminar Ternak Properti. Seminar ini dirancang untuk pemula yang ingin memahami strategi investasi properti dengan pendekatan praktis, lengkap dengan studi kasus dan panduan langkah demi langkah.


Klik disini untuk dapatkan promo special Buku sekarang dan mulai rencanakan investasi cerdasmu hari ini!