Komunitas Ternak Properti #1 Di Indonesia Sejak 2012

Rumah Impian Affan: Janji yang Diteruskan Negara

Cileungsi, Bogor — Sebuah kisah haru sekaligus penuh makna hadir dari Cileungsi, Bogor. Pada Senin (1/9/2025), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyerahkan secara langsung sebuah rumah subsidi gratis kepada keluarga almarhum Affan.


Affan dikenal sebagai seorang driver online yang gugur dalam sebuah demonstrasi beberapa waktu lalu. Namun di balik perjuangannya, Affan menyimpan cita-cita mulia: membelikan rumah untuk ibunya. Keinginan sederhana namun penuh makna inilah yang akhirnya diteruskan oleh negara, sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.

Perintah Langsung dari Presiden


Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait atau akrab disapa Ara menegaskan bahwa bantuan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar pemerintah bertindak cepat untuk memberikan hunian yang layak bagi keluarga almarhum.


“Ini merupakan perintah Presiden Prabowo untuk bertindak cepat dalam memberikan bantuan hunian yang layak bagi keluarga almarhum. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, mulai dari Pak Mendagri, Bank BTN, Tapera, hingga para pengembang,” ujar Menteri Ara.


Rumah Tipe 30/60 yang Nyaman

Sebelum serah terima kunci dilakukan, Menteri Ara berbincang langsung dengan keluarga Affan. Ia memastikan rumah yang disediakan benar-benar sesuai kebutuhan. Rumah subsidi gratis ini merupakan tipe 30/60 dengan fasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, serta dapur.


Ibunda Affan, Erlina, menyampaikan rasa syukur dan kelegaan karena rumah tersebut dirasa sangat cocok bagi keluarganya. “Saya sudah cocok, tadi sudah lihat sekeluarga. Lingkungannya bagus, tidak terlalu jauh dari Jakarta. Kami merasa nyaman dengan rumah ini,” ungkapnya dengan penuh haru.


Lebih dari Sekadar Bangunan

Mendagri Tito Karnavian dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pemberian rumah ini adalah bentuk kepedulian negara atas pengorbanan almarhum Affan. Menurutnya, meski rumah tersebut tidak akan pernah bisa menggantikan kehadiran Affan, setidaknya cita-citanya untuk membahagiakan sang ibu bisa terwujud.


“Presiden sudah menugaskan kepada Bapak Menteri Perumahan untuk menyiapkan rumah, karena cita-cita almarhum adalah menyediakan rumah bagi orang tuanya. Ini memang tidak bisa menggantikan almarhum, namun setidaknya dapat membantu mewujudkan cita-cita mulia tersebut,” ujar Mendagri Tito.


Makna yang Tak Terlupakan

Rumah yang diberikan kepada keluarga Affan bukan hanya sebuah bangunan fisik, melainkan juga simbol cinta dan pengabdian. Ia menjadi pengingat bahwa sebuah cita-cita, sekecil apa pun, bisa memberi dampak besar bahkan setelah seseorang tiada.


Peristiwa ini juga memberikan pesan kuat bagi masyarakat: pemerintah hadir untuk rakyat, tidak hanya dalam kebijakan makro, tetapi juga dalam wujud nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari.


Bagi keluarga Affan, rumah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, bukan sekadar tempat tinggal. Ia adalah bukti kasih sayang seorang anak, warisan yang kini diteruskan oleh negara, serta harapan baru untuk melanjutkan kehidupan.


Kisah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan Affan tak pernah sia-sia. Cita-citanya kini berdiri kokoh dalam bentuk sebuah rumah, tempat keluarga bisa bernaung, beristirahat, dan melanjutkan hidup dengan penuh keyakinan.


Jika kamu ingin mempelajari bagaimana cara memulai investasi properti dari nol, membangun portofolio tanpa risiko berlebihan, hingga menghitung potensi keuntungan dari setiap properti yang kamu miliki, kamu dapat mempelajarinya secara sistematis melalui Buku Ternak Properti. Buku ini dibuat untuk pemula yang ingin memahami strategi investasi properti dengan pendekatan praktis, lengkap dengan studi kasus dan panduan langkah demi langkah.


Klik disini untuk dapatkan promo special Buku sekarang dan mulai rencanakan investasi cerdasmu hari ini!