Komunitas Ternak Properti #1 Di Indonesia Sejak 2012
Realisasi pembiayaan rumah subsidi oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menunjukkan progres signifikan. Hingga 28 Juli 2025, total dana yang telah disalurkan mencapai Rp 17 triliun. Dana ini digunakan untuk membiayai 137.015 unit rumah subsidi di seluruh Indonesia.
Menurut Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, pembiayaan ini melibatkan 38 bank penyalur dan 6.896 pengembang. Proyek pembangunan tersebar di lebih dari 10.321 lokasi, mencakup 33 provinsi dan 388 kabupaten/kota.
Lebih dari sekadar angka, realisasi ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat: hunian yang layak dan terjangkau
Heru juga mengungkapkan bahwa angka backlog perumahan di Indonesia terus menurun. Data Susenas menunjukkan bahwa backlog berdasarkan kepemilikan rumah telah turun dari 12,71 juta rumah tangga (2021) menjadi 9,90 juta pada 2023. Sementara backlog berdasarkan kepenghunian juga mengalami penurunan dari 6,98 juta menjadi 6,69 juta rumah tangga.
Penurunan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan hasil dari sinergi lintas sektor: dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pembiayaan dari sektor perbankan, kontribusi pengembang dalam hal pasokan, dan tentu saja masyarakat sebagai pihak yang membutuhkan hunian.
Jika kamu ingin mempelajari bagaimana cara memulai investasi properti dari nol, membangun portofolio tanpa risiko berlebihan, hingga menghitung potensi keuntungan dari setiap properti yang kamu miliki, kamu dapat mempelajarinya secara sistematis melalui buku Ternak Properti. Buku ini dirancang untuk pemula yang ingin memahami strategi investasi properti dengan pendekatan praktis, lengkap dengan studi kasus dan panduan langkah demi langkah.
Klik disini untuk dapatkan bukunya sekarang dan mulai rencanakan investasi cerdasmu hari ini!