Komunitas Ternak Properti #1 Di Indonesia Sejak 2012

Promo special seminar sekarang dan mulai rencanakan investasi cerdasmu hari ini!Penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia arsitektur semakin populer. Namun, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti arsitek.

“AI itu kan suatu alat. Tapi kita tetap butuh taste dari arsitek,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025). Menurutnya, AI mampu mempercepat proses kerja dalam pembangunan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan arsitek.


Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Georgius Budi Yulianto, juga melihat AI sebagai tantangan utama industri arsitektur dalam beberapa tahun ke depan. Ia menilai, kehadiran AI akan menghapus beberapa profesi, seperti drafter, namun juga akan melahirkan profesi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi.


Boegar sapaan akrabnya menegaskan bahwa AI tidak akan menggantikan arsitek. Justru arsitek yang tidak memanfaatkan AI yang akan tertinggal di persaingan industri.


Dari perkembangan ini, dapat disimpulkan bahwa AI membuka peluang besar bagi dunia arsitektur. Kecepatan dan kemampuannya dalam mengolah data dapat membantu proses desain dan perencanaan, sementara arsitek tetap memegang kendali akhir dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai seni, estetika, dan fungsi.


AI bukan ancaman, melainkan kesempatan untuk berkembang. Kuncinya adalah beradaptasi dan terus meningkatkan keterampilan, baik di bidang teknologi maupun kreativitas.


Jika kamu ingin mempelajari bagaimana cara memulai investasi properti dari nol, membangun portofolio tanpa risiko berlebihan, hingga menghitung potensi keuntungan dari setiap properti yang kamu miliki, kamu dapat mempelajarinya secara sistematis melalui Seminar Ternak Properti. Seminar ini diadakan untuk pemula yang ingin memahami strategi investasi properti dengan pendekatan praktis, lengkap dengan studi kasus dan panduan langkah demi langkah.

Klik disini untuk dapatkan